Infeksi Saluran Kemih (Cystitis) Pada Anak-Anak

tentang-cystitis-header

Pada anak-anak, peradangan kandung kemih biasanya dikarenakan adanya penyakit yang membutuhkan perhatian medis. Infeksi saluran kemih atau cystitis mulai didiagnosa pada usia 4-12 tahun dan pada anak perempuan tiga kali lebh sering dibandingkan anak lelaki. Tidak ditemukan kegelisahan pada bayi dan anak-anak.

Gejala dan pengobatan infeksi saluran kemih (Cystitis) pada anak-anak

Struktur anatomi saluran kemih memiliki andil mengapa infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada anak perempuan dibandingkan anak lelaki. Infek si saluran kemih  atau cystitis terbagi dalam bentuk akut dan kronis. Gejala pada infeksi saluran kemih akut yakni dysuria (nyeri saat berkemih/sensasi terbakar), pyuria (ditemukan adanya nanah di urin), hematuria (adanya darah di urin), nyeri di bagian bawah perut (kandung kemih).

Gejala penyakit akan semakin menonjol dengan seiring perburukan proses peradangan. Biasanya infeksi saluran kemih kronis adalah hasil sekunder. Namun, perjalanan klinisnya tidak terlalu jelas.  Infeksi saluran kemih pada bayi tidak selalu terdeteksi, orang tua diharapkan memperhatikan gejala misalnya warna urin gelap, gelisah dan selalu menangis serta demam pada anak.

Penyebab Infeksi saluran kemih pada anak-anak

Pada anak-anak, peradangan kandung kemih diduga karena banyak hal, seringkali anak yang mengalami infeksi saluran kemih akut memiliki gejala yang khas. Berikut ini disebut sebagai beberapa faktor penyebab anak-anak rentan mengalami peradangan mukosa saluran kemih oleh para ahli:

  • Penyakit ginjal kronis (hampir seratus persen kasus infeksi ginjal atau pyelonephristis yang tidak sembuh menjadi faktor pemicu infeksi saluran kemih atau cystitis pada anak-anak)
  • Hypothermia (bukan merupakan penyebab langsung penyakit namun dapat melemahkan sistem pertahanann tubuh sehingga terjadi infeksi)
  • Tidak menjaga kebersihan pribadi dengan baik (terutama pada anak perempuan) menyebabkan masuknya E.coli ke dalam uretra kemudian ke kandung kemih.
  • Gangguan berkemih (gangguan aliran urin, urin yang tertahan) akibat adanya penyakit serius, kelainan sistem urin, menahan buang air kecil
  • Pengobatan tertentu (bersifat menekan sistem pertahanan tubuh, obat golongan sulfonamid, metenamin)
  • Sumber infeksi kronis dalam tubuh (infeksi saluran kemih pada anak-anak termasuk anak lelaki dapat menyebabkan tonsilitis /radang amandel, adenoids, kerusakan pada gigi)

Persyaratan kondisi patologis:

  • Tidak menjaga kebersihan diri
  • Kelainan sejak lahir dan pada sistem saluran kemih
  • Ketidakcakapan atau kelainan organ reproduksi luar
  • Penyakit urolithiasis
  • Penggunaan pakaian ketat

 

Bagaimana Pengobatan Infeksi Saluran Kemih atau Cystitis pada anak-anak?

Saat pertama kali terlihat gejala dan tanda-tanda infeksi saluran kemih atua cystitis pada anak-anak, dokter akan melakukan pemeriksaan sebagai berikut:

  • Analisis darah dan urin umum
  • Kultur urin
  • Pemeriksaan kimiawi darah
  • Pengecekan dengan ultrasound pada kandung kemih

 

Jika terlihat adanya gejala infeksi saluran kemih atau cystitis pada anak-anak, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak. Penyakit ini tidak dapat diobati dengan ramuan sederhana ataupun obat-obatan yang digunakan pada orang dewasa, pengobatannya harus berdasarkan resep dokter. Penggunaan obat antibiotik, antifungi dan antivirus harus disesuaikan dengan jenis infeksi  hasil analisis.

Infeksi kandung kemih pada balita merupakan penyakit serius yang butuh didiagnosis secara akurat dan diterapi  dengan efektif namun sesuai kondisi balita. Oleh karena itu tidak dapat hanya mengandalkan anjuran dari teman, iklan ataupun rekomendasi apotek.

Gejala infeksi dan lesi peradangan mukosa kandung kemih-sebuah alasan pengobatan secara medis secepatnya. Karena  jika tidak, pengobatan yang telat atau tidak tuntas dapat menyebabkan peradangan kronis atau penyebaran infeksi ke saluran kemih bagian atas yakni pyelonephritis dan glomerulonephritis.

Petunjuk pengobatan infeksi saluran kemih atau cysttis pada anak-anak adalah: menguragi gejala, mengatasi patogen dan faktor yang dapat memberatkan penyakit. Selain itu sebagai tambahan pasien disarankan untuk istirahat total, perbanyak minum air, dan mungkin dapat menggunakan pengobatan alami. Infeksi saluran kemih atau cystitis pada anak-anak dapat juga diberikan pengobataan  tambahan berupa  mandi dengan ekstrak sage, chamomile.Para ahli juga menyarankan perubahan ola makan, hindari makanan asin dan yang digoreng.

Terapi pengobatan infeksi dan mengurangi gejala infeksi saluran kemih atau cystitis sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

 

Tips Pencegahan Infeksi Saluran Kemih atau Cystitis Pada Anak-Anak

Tips pencegahan terjadinya peradangan saluran kemih termasuk:

  • Konsisten menjaga kebersihan
  • Mencegah Hypothermia
  • Pencegahan infeksi parasit
  • Peningkatan kesehatan anak Anda

Merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan sejak dini, karena infeksi saluran kemih atau cystitis pada anak dimulai sejak usia 7-8 tahun.