header-faq

Tanya Dokter Spesialis

Tanya:

Dok, perkenalkan nama saya isnaini (26 tahun). Saat ini saya sedang mengandung anak pertama, sudah jalan 5 bulan. Saya seringkali buang air kecil, dan disertai anyang-anyangan. Apakah itu normal dok?

Jawab:

Terima kasih atas pertanyaannya. Sering buang air kecil disertai anyang-anyang merupakan salah satu gejala dari infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih lazim dijumpai pada wanita hamil. Oleh karena itu, sebaiknya Anda datang ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tanya:

Sore Dok. Saat ini saya sudah hamil 9 bulan dan setelah periksa ke lab ternyata saya mengalami infeksi saluran kemih. Dari dokter saya diberikan antibiotik. Saya agak takut minum obat. Pertanyaan saya apakah saya harus habiskan obat tersebut?  Apakah bahaya dari infeksi saluran kemih jika saya tidak habiskan obat ini?

Dan apakah saya perlu cek lab lagi Dok?

 

Reni, 24 tahun

Jawab:

Terima kasih atas pertanyaannya. Infeksi saluran kemih merupakan hal yang lazim dialami wanita pada saat hamil. Penyebab tersering dari infeksi saluran kemih ialah bakteri. Oleh karena itu, dokter akan meresepkan antibiotic untuk memberantas infeksi saluran kemih. Pemberian antibiotic biasanya diberikan selama 5-7 hari atau ada yang hanya 1 hari. Antibiotik wajib dihabiskan sesuai dengan anjuran dokter karena jika Anda tidak meminum sesuai petunjuk, saya khawatir dapat terjadi resistensi antibiotic. Anda tidak perlu khawatir akan pemberian antibiotic karena dokter pasti akan memilihkan antibiotic yang aman bagi kehamilan.  Setelah meminum antibiotic sesuai anjuran dokter, Anda perlu melakukan pemeriksaan ulang air seni untuk meyakinkan bahwa air seni Anda sudah tidak mengandung infeksi.

Tanya:

Dok, nama saya Nur (25 tahun). Saya sering anyang-anyangan yang dimulai seminggu lalu sejak saya pulang dari liburan bulan madu. Namun baru kemarin saya merasakan ngilu saat buang air kecil. Sebelumnya saya belum pernah mengalami hal ini. Sebenarnya saya sakit apa ya Dok? Apakah saya harus cek ke dokter?

Jawab:

Terima kasih atas pertanyaannya. Jika diihat dari keluhan Anda, saya menduga Anda mengalami infeksi saluran kemih. Baru liburan bulan madu menandakan Anda baru saja menikah dan hubungan seksual dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih. Saya sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan air seni atau lebih baiknya dengan melakukan pengembangbiakan organisme dalam air seni. Kemudian, dokter akan mendiagnosis apakah keluhan ini merupakan infeksi saluran kemih atau bukan.

Tanya:

Dok, saya kok seringkali mengalami infeksi saluran kemih. Dalam 1 tahun terakhir saya sudah 2 kali terkena infeksi ini. Gimana ya caranya supaya saya terhindar dari infeksi ini? Bagaimana cara pencegahannya Dok? Ada hubungannya dengan makanan atau gaya hidup gak Dok?

 

Terima kasih (Adinda, 34 tahun)

Jawab:

Terima kasih atas perhatiannya. Saya mengerti bahwa infeksi saluran kemih tentunya mengganggu kualitas hidup Anda. Anda menjadi tidak nyaman dengan gejala infeksi saluran kemih. Cara pencegahan infeksi saluran kemih dapat dilakukan salah satunya dengan melakukan modifikasi gaya hidup. Modifikasi gaya hidup ialah kebiasaan menahan kencing, penggunaan pembersih vagina, berendam di air panas atau dengan busa, kegendutan, penggunaan pakaian ketat, pakaian yang tidak menyerap keringat, kebiasaan bersepeda, dan jumlah cairan yang dikonsumsi. Coba mba Adinda melihat apakah terdapat salah satu hal di atas yang menyebabkan peningkatan risiko infeksi saluran kemih? Selain itu, cara pencegahan lain jika sering mengalami infeksi saluran kemih ialah dapat dengan terapi antibiotic. Namun, hal ini perlu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Makanan tidak berhubungan dengan infeksi saluran kemih. Terima kasih.

Tanya:

Dok, saya ingin bertanya. Nama saya Rini 23 tahun. Saat ini saya sedang mengandung 8 minggu. Akhir-akhir ini saya sering sekali pipis. Saya kurang paham apakah itu normal pada ibu hamil dok? Siang hari bisa 1 jam sekali ke belakang dan kalau malam bisa lebih dari 3 kali Dok, tapi tiap kali ke belakang yang keluar ga banyak Dok.  Setiap kali saya buang air kecil, rasanya nyeri dok, seperti rasa panas. Yang bikin saya khawatir kok warna urinnya ga kuning tapi agak kemerahan kayak ada darah gitu Dok. Saya jadi takut. Dok, sebenarnya saya sakit apa ya?

 

Jawab:

Pada ibu hamil, rahim akan menekan kandung kemih dan menyebabkan rasa ingin buang air kecil seiring dengan berjalannya usia kehamilan. Setelah usia kehamilan 20 minggu, rahim yang membesar menekan saluran kencing atas yaitu ureter dan kandung kemih sehingga menurunkan kemampan pengosongan urin. Namun, pada usia kandungan yang muda  dengan disertai nyeri ketika buang air kecil dan nyeri yang hilang timbul umumnya merupakan salah satu ciri infeksi saluran kemih (ISK).

Gejala ISK diantaranya adalah :

  • Nyeri saat berkemih sensasi seperti terbakar
  • Seringkali berkemih namun hanya sedikit yang keluar atau tidak tuntas
  • Tidak dapat menahan buang air kecil
  • Terkadang disertai warna keruh dan bau menyengat pada urin

 

Untuk memastikan ISK, maka perlu dilakukan pemeriksaan analisisurin untuk melihat apakah benar terdapat bakteri pada urin.

Infeksi saluran kemih terjadi karena adanya mikroorganisme pada saluran kemih. Untuk menegakkan diagnosis ISK, dokter harus dapat menemukan jumlah bakteri yang signifikan pada analisis urin. Ibu hamil tanpa gejala, jumlah bakteri dalam urin harus lebih besar dari 100.000 CFU/mL. Sementara itu, ibu hamil dengan gejala, cukup ditemukan 100 CFU/mL. Penyebab tersering dari ISK pada kehamilan biasanya flora normal saluran kemih yaitu Eschericia coli (80-90%).

 

Pada kasus ibu hamil dengan ISK, maka yang dapat dilakukan adalah:

  • Banyak minum air putih
  • Jika terasa nyeri, dapat diberikan obat penhilang rasa nyeri yang sesuai untuk ibu hamil
  • Diberikan terapi antimikroba untuk mencegah komplikasi akibat ISK yaitu persalinan prematur

Tanya:

Dok, mohon bantuannya. Nama saya Melly 30 tahun. Kenapa ya Dok, akhir-akhir ini kalau saya sering pipis dan rasanya ngilu, seperti ada sensasi terbakar. Jumlah urin yang keluar juga sedikit, agak berbau gak seperti biasanya. Semalam rasa ngilunya terasa sampai ke pinggul belakang. Kalau di kantor saya memang jarang minum dan terkadang suka nahan pipis, apa itu penyebabnya? Bahaya ga itu Dok?

Jawab:

Nyeri saat berkemih dan dan sering pipis merupakan salah satu gejala dari infeksi saluran kemih (ISK).

Infeksi saluran kemih (ISK) disebabkan oleh adanya mikroorganisme pada saluran kemih. Salah satu faktor risiko terjadinya ISK adalah penundaan pengosongan urin dari kandung kemih sehingga bakteri memiliki waktu lebih lama untuk berkembang dan mengakibatkan peradangan pada kandung kemih. Secara umum, wanita lebih rentan terkena ISK karena pendeknya saluran kencing yang dimiliki.
Ibu tidak hamil dapat dengan jelas dikatakan ISK jika jumlah bakteri dalam urin lebih dari 100.000 CFU/mL. Sementara itu, jika jumlah bakteri kurang dari 1.000 CFU/mL, kemungkinan besar hanyalah sebuah kontaminasi flora normal daerah saluran kemih. Batasan ini berbeda dengan ibu hamil.

Jika mengalami gejala ISK, hal yang pertama dapat dilakukan ialah dengan melakukan urinalisis, dilanjutkan dengan kultur urin untuk mengetahui penyebab pasti. Setelah itu, dokter akan memberikan pengobatan yang tepat untuk mengatasi penyakit ini.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ISK antara lain:

  • Banyak konsumsi cairan setiap hari
  • Jangan membiasakan untuk menahan berkemih
  • Setelah buang air kecil, biasakan untuk mengelap tissue kering dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Nama Anda (wajib diisi)

Email Anda (wajib diisi)

Tanggal Lahir Anda (wajib diisi)

Jenis Kelamin Anda (wajib diisi)

Judul Pertanyaan

Pertanyaan Anda